Text
Penentuan Tingkat Hunian Dan Biaya Dalam Perencanaan Laba Pada Hotel Ryugu Anyer JAWA BARAT
Alasan dan Tujuan Penelitian : Mengumpulkan cata perusahaan dan mengolah dengan alat-alat analisa yang diperoleh selama perkuliahan untuk mencoba membuat karya ilmiah dalam bentuk skripsi, sebagai salah satu persyaratan menyelesaikan program studi strata satu pada Fakultes Ekonomi Universitas Dama Persada.
Hasil Penelitian : Tingkat hunian pada tingkat inkat break
Even Point adalan 59,190 ,118 dan 102 hunian.
Contribution margin ratio untuk masing-masing kamar 73%, 72%, 71% dan 68%. Laba yang diproyeksikan
sebesar Rp 2 juta, Rp 4 juta, Rp.2 juta dan Rp1 juta, maka margin of safety yang diperoleh masing-masing kamar secara berurutan 4%/, 37,5%, 5% , 35% dan 29%. Peluang operasional yang dicapai dengan kenaikan 40% adalah 33,45; 3,49; 3,46 dan 3,43 atau
kenaikan 80% adalah 2,23; 2,25; 2,24 dan 2,22.
Kesimpulan dan Saran : Sisa kapasitas yang tersedia untuk memperoleh laba di atas titik impas relatif cukup besar. Untuk memaksimumkan kapasitas tingkat hunian dapat dilakukan dengan memberikan discount dan kerjasama dengan travel biro. Berdasarkan contribution margin ratio ternyata kamar yang memberikan sumbangan laba tertinggi adalah kamar Apartemen, Superior, Deluxe dan Standard. Untuk meningkatkan margin of safety maka perlu ditekan break even point. Dalam pemanfaatan peluang operasional untuk meningkatkan laba dengan menaikkan tingkat hunian perlu diperhatikan tingkat peluang operasianal dari massing-masing jenis kamar.
| SKRIPSIa215891065bb1 | 658.15 SUL p | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain