Text
Perbedaan Antara Fenomena Papakatsu Dan Enjokosai di Jepang Berdasarkan Drama Jepang "PAPAKATSU" (2017)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara fenomena papakatsu dan enjokosai yang sedang marak di Jepang beberapa tahun ke belakang. Penelitian ini mengambil poin – poin penting di dalam Drama Papakatsu yang berjumlah 8 episode. Papakatsu adalah sebuah fenomena kencan berbayar yang hampir mirip dengan enjokosai. Beberapa perbedaan yang sedikit menonjol di fenomena papakatsu ini adalah klasifikasi umur yang berbeda dengan enjokosai. Bila enjokosai mempunyai klasifikasi umur wanita yang bergabung di dalamnya sekitar 15 – 18 tahun, maka untuk papakatsu adalah 18 – 50 tahun. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa perbedaan lagi seperti durasi kontrak, hukum yang mengikat serta tempat atau aplikasi untuk mengakses dan menemukan mereka. Di dalam drama tersebut juga menceritakan Anri Akama yang melakukan berbagai cara untuk bertahan hidup setelah diusir dari rumah oleh ibunya, dan mencoba melakukan praktik papakatsu. Selain membahas tentang Drama Papakatsu, penulis juga membahas gambaran umum tentang enjokosai serta beberapa hal yang memicunya sebagai media perbandingan dengan papakatsu di dalam Drama Papakatsu tersebut seperti terekura dan purikura yang merupakan salah satu media untuk melakukan atau menemukan pasangan enjokosai serta menjelaskan secara singkat tentang kogyaru yang merupakan salah satu cikal bakal semakin maraknya enjokosai. Lalu membahas bagaimana jalannya papakatsu di setiap episode Drama Papakatsu dan membahasnya sampai ke dialog antar pemeran tersebut.
| skr2223.580 | 808.82 ALF p | UPT Perpustakaan (600) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain