Text
Nilai Budaya Jepang Dan Permasalahan Yang Dihadapi Pekerja Asing Di Jepang Dari Sudut Pandang Konsep Diversity And Inclusion (D&I)
Penelitian ini membahas mengenai keterkaitan budaya kerja Jepang yang disebut Praktik Ketenagakerjaan ala Jepang (Membership-type) dengan perkembangan konsep Diversity and Inclusion (Keberagaman dan Inklusivitas) dan permasalahan yang dihadapi pekerja asing di dalam manajemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dinamika budaya kerja Jepang yang beralih dari Membership-type ke Job-type dalam 5 tahun belakangan ini setelah masa Covid-19 dan faktor dari penurunan demografi penduduk di Jepang serta efektifitas upaya konsep D&I terhadap pekerja asing di Jepang dalam menyelesaikan permasalahan keterbatasan bahasa, gap budaya, diskriminasi (pelecehan rasial). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis yang ditunjang dari hasil kuesioner para pekerja di Jepang terkait permasalahan yang sering dihadapi dan efektifitas konsep D&I di perusahaan di Jepang. Penelitian berdasarkan hasil kuesioner menunjukkan bahwa permasalahan yang sering dihadapi oleh pekerja asing adalah keterbatasan bahasa dan gap budaya berupa pemahaman implisit Jepang (Anmoku no ryoukai), namun di antara sebagian besar perusahaan yang memikirkan penanganan pekerja asing dari berbagai aspek masih sangat sedikit. Hal ini disebabkan oleh Unconcious Bias yang berkaitan dengan karakteristik masyarakat Jepang yang dikristalisasikan dari pengaruh budaya di zaman Edo. Dari penyebab inilah ditemukan bahwa selain memberikan dampak pada permasalahan pekerja asing di dalam manajemen, tetapi juga menjadi penghambat berkembangnya konsep D&I di dalam masyarakat Jepang.
Dosen Pembimbing I Ari Artadi,Ph.D. Dosen Pembimbing II Dr.Hermansyah Djaya, S.S., M.A
| skr 2526.18 | 658.3 OKV n | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain