Text
MENINGKATNYA KASUS KRIMINALITAS LANSIA DI JEPANG PADA PREFEKTUR AKITA DI TAHUN 2021
Penelitian ini berfokus pada faktor yang mendorong keterlibatan lansia di Prefektur Akita dalam melakukan tindak kriminal dan bagaimana kebijakan pemerintah Jepang dalam mengatasi meningkatnya kasus kriminalitas dikalangan lansia di Prefektur Akita pada tahun 2021. Jepang menghadapi tantangan demografis dengan meningkatnya populasi lanjut usia yang menyebabkan mereka rela melakukan tindak kriminal untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Fenomena meningkatnya kasus kriminalitas di kalangan lansia telah menjadi perhatian serius di Jepang, khususnya di Prefektur Akita yang memiliki populasi lansia tertinggi di negara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Melalui analisis ini, di temukan bahwa faktor utama yang mendorong kriminalitas lansia adalah tekanan ekonomi, isolasi sosial, dan masalah kesehatan mental. Lansia yang mengalami kesulitan finansial cenderung melakukan kejahatan ringan seperti pencurian dan penipuan, sementara mereka yang merasa kesepian atau mengalami gangguan mental lebih rentan terhadap tindakan kriminal sebagai bentuk ekspresi frustrasi atau untuk mencari perhatian. Dampak dari meningkatnya kriminalitas lansia meliputi meningkatnya beban pada sistem peradilan, perubahan kebijakan kesejahteraan sosial, serta meningkatnya kebutuhan akan program rehabilitasi bagi pelaku lansia. Pemerintah Jepang, termasuk otoritas di Prefektur Akita, telah menerapkan berbagai kebijakan untuk menekan angka kriminalitas lansia, seperti program dukungan sosial, bantuan ekonomi, serta kampanye kesadaran hukum bagi kelompok usia lanjut.
Dosen Pembimbing I Hargo Saptaji, M.A Dosen Pembimbing II Indun Roosiani, M.Si
| skr 2526.53 | 364.1 FAD m | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain