Text
Pengaruh Struktur Modal, Cash Conversion Cycle, dan Working Capital Turnover Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus perusahaan Sektor Tertinggi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2023)
Penelitian ini menganalisis pengaruh struktur modal yang diukur dengan Debt to Assets Ratio (DAR), Cash Conversion Cycle (CCC), dan Working Capital Turnover (WCT) terhadap profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 20202023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAR berpengaruh signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa peningkatan struktur modal melalui penggunaan utang yang lebih tinggi dapat meningkatkan kapasitas investasi perusahaan sehingga mendorong profitabilitas. Sementara itu, CCC dan WCT tidak memiliki pengaruh terhadap ROA. Hal ini disebabkan oleh karakteristik sektor teknologi yang lebih dipengaruhi oleh inovasi, riset, dan pengembangan produk, yang mempengaruhi profitabilitas jangka panjang, sedangkan faktor-faktor seperti CCC dan WCT kurang relevan dalam jangka pendek. Secara simultan, ketiga variabel (DAR, CCC, dan WCT) berpengaruh signifikan terhadap ROA. Namun, model ini hanya mampu menjelaskan 22% variasi dalam ROA, mengindikasikan bahwa terdapat faktor-faktor lain di luar model yang turut berperan penting. Temuan ini mengungkapkan bahwa struktur modal (DAR) memegang peran kunci dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan di sektor teknologi Indonesia, sementara faktor-faktor seperti Cash Conversion Cycle (CCC) dan Working Capital Turnover (WCT) tidak menunjukkan pengaruh terhadap profitabilitas.
Dosen Pembimbing Jombrik TPR, S.E., M.M
| skr 2526.350 | 658.15 RAM p | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain